indonesia ISOLASI METABOLIT SEKUNDER DAN UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI DAN ANTIOKSIDAN EKSTRAK METANOL KULIT BATANG MERANTI BUAYA (Shorea uliginosa Foxw)

  • fella eka putri stifar
  • enda mora STIFAR Riau
Keywords: Isolasi, Shorea uliginosa Foxw, ekstraks metanol, antibakteri, antioksidan

Abstract

Telah dilakukan penelitian isolasi metabolit sekunder, uji aktivitas antibakteri dan antioksidan dari ekstrak metanol kulit batang meranti buaya (Shorea uliginosa Foxw). Ekstraksi dilakukan dengan metode maserasi menggunakan pelarut methanol. Isolasi metabolit sekunder dari ekstrak metanol dilakukan dengan menggunakan kromatografi kolom dengan metoda bergradien (Step Gradient Polarity). Hasil isolasi yang diperoleh berupa senyawa murni yang diberi label RS5 sebanyak 6 mg dengan titik leleh 240-242 ℃. Berdasarkan analisis spektroskopi UV, spektroskopi IR, dan pemeriksaan fitokimia dengan menggunakan pereaksi Liebermann-Bourchard menghasilkan warna merah bata dan disimpulkan senyawa RS5 adalah golongan Terpenoid. Hasil penelitian uji aktivitas antibakteri menunjukan bahwa ekstrak metanol kulit batang meranti buaya (Shorea uliginosa Foxw) memiliki daerah diameter hambat terhadap bakteri Staphylococcus aureus dan Escherichia coli pada kategori sedang hingga lemah, dan terhadap bakteri Bacillus cereus dan Salmonella typhi pada kategori kuat hingga lemah. Sedangkan hasil uji aktivitas antioksidan ekstrak metanol memiliki aktivitas antioksidan yang kuat dengan nilai IC50 40.1513 µg/ml dan senyawa RS5 memiliki aktivitas antioksidan sedang dengan nilai IC50 107.1968 µg/ml.

Published
2019-12-31
Section
Articles