UJI AKTIVITAS ANTIBAKTERI INFUSA DAUN SIRIH HIJAU (Piper betle L.) TERHADAP BAKTERI Escherichia coli

Authors

  • Hasyrul Hamzah
  • Amrina Rossada Septilapani
  • Neni Frimayanti Sekolah tinggi ilmu farmasi riau

DOI:

https://doi.org/10.51887/jpfi.v10i2.1434

Abstract

Research has been carried out on the antibacterial activity test of betel leaf infusion against Escherichia coli bacteria by solid dilution method. This study aims to determine the antibacterial activity of betel leaf infusion (Piper betle L.) against Escherichia coli bacteria. Bacterial control used a bacterial suspension dilution of 10-5 with a colony count of 212.33 colonies/mL and the control media showed that the media used was free from contamination. The results of the antibacterial research showed that the infusion of betel leaf had activity in inhibiting the growth of Escherichia coli bacteria at an infusion concentration of 25% with the number of colonies 188.33 colonies/mL, 50% with the number of colonies 160.66 colonies/mL, 75% with the number of colonies 137, 33 colonies/mL and 100% with the number of colonies 106.33 colonies/mL. The results of data analysis with the percentage decrease in the number of betel leaf infusion colonies against Escherichia coli bacteria that the higher the betel leaf infusion concentration, the less the number of bacterial colony growth, there was a difference marked by the difference in the number of bacterial colonies between control bacteria and the number of bacterial colonies at each concentration infusion.

References

Bustanussalam, B., Apriasi, D., Suhardi, E. & Jaenudin, D. 2015. Efektivitas Antibakteri Ekstrak Daun Sirih (Piper betle Linn) Terhadap Staphylococcus aureus ATCC 25923. FITOFARMAKA: Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(2): 58–64.

Charismawati N. 2019. Uji Efektivitas Antibakteri Kombinasi Ekstrak Daun Binahong (Basella cordifolia Lam.) dan Ekstrak Daun Sirih Hujai (Piper betle L.) Terhadap Bakteri Escherichia coli Dengan Metode Difusi. Jawa Timur: STIKes Bhakti Husada Mulia Madiun.

Cowan, M., M., 1999, Plant products as antimicrobial agents, Clinical microbiology reviews. Vol.12, No.4, 564‐82 .

Clinical and Laboratory Standard Institute (CLSI), 2012, Performance Standards for Antimicrobial Susceptibility Testing; Twenty-Second Informational Supplement.

Damayanti, R., M. dan M. 2006. Khasiat dan Manfaat Daun Sirih Obat Mujarab dari Masa ke Masa. Jakarta: Agro Media Pustaka.

Depkes 1995. Farmakope Indonesia Edisi IV.

Gordon, R., Carter, D., Darla, J.& wise 2004. Essential of Veteriary Bacteriology and Mycology. 6 ed. Iowa: Blackwell Publishing.

Hanani, E. 2015. Analisis Fitokimia. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Hawley, L. 2013. Intisari Mikrobiologi dan penyakit infeksi. Jakarta: Fakultas Kedokteran UI.

Hermawan A, Eliyani H, Tyasningsih W. 2017. Pengaruh Ekstrak Daun Sirih (Piper betle L.) Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Dan Escherichia coli Dengan Metode Difusi Disk. Universitas Airlangga: Fakultas Kedokteran Hewan.

Hidayat, M.A. & Kuswandi, B. 2012. Obat Sintetik dan Obat Herbal. Kimia Farmasi, 1–44.

Ibrahim, A.M. 2013. Uji Efektifitas Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle Linn) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Streptococcus viridians Dengan Metode Disc Diffusion. Jakarta: Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah.

Irianto, K. 2006. Mikrobiologi Menguak Dunia Organisme. 1 ed. Bandung: Yarma Widya.

Jawetz, E., Melnick, J.L. & adelbrg, E.. 2001.

Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: EGC.

Jawetz, E., Melnick, J.L., Adelberg, E.A, 2005. Mikrobiologi Kedokteran. Jakarta: Salemba Medika.

Kadek S, Darmayasa, Muksin. 2017. Uji Fitokimia dan Daya Hambat Ekstrak Daun Juwet (Syzygium cumini) Terhadap Pertumbuhan Escherichia coli dan Staphylococcus aureus ATCC. Bali: Universitas Udayana.

Kemenkes. 2016. Farmakognosi dan Fitokimia.

Jakarta: Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kusuma, S.A.. 2010. Escherichia Coli. Bandung: Fakultas Farmasi Universitas Padjadjaran.

Lay, B. W. 1994. Analisis Mikroba di Laboraturium.

Edisi 1. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada.

Mukaromah A, Farhan A, Malatuzzaulfa N. 2020. Daya Hambat Ekstrak Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Pada Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. Jawa Timur: STIKes Insan Cendekia Medika.

Munandar, A. 2019. Seputar Bakteri E-Coli.

Nomer, Ni Made, Duniaji Agus, Nocianitri K. 2019. Kandungan Senyawa Flavonoid dan Antioksidan Ekstrak Kayu Secang (Caesalpinia sappan L.) Serta Aktivitas Antibaktero Terhadap Vibrio cholerae. Bali: Fakultas Teknologi Pertanian.

Pelczar, M.J. dan Chan, E.C.S. 1986. Dasar-Dasar Mikrobiologi. 1 ed. Jakarta: Universitas Indonesia Press.

Pelczar, M.J. dan Chan, E.C.S. 2012. Dasar-Dasar Mikrobiologi. Jakarta: UI Press.

Pinatik N, Joseph, Akili R. 2017. Efektivitas Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. Sulawesi Utara: Universitas Sam Ratulangi.

Purnawijayanti, H. 2001. Sanitasi Higiene dan Keselamatan Kerja dalam Pengolahan Makanan. Yogyakarta: Kanisius.

Purwantiningsih, T.I., Haumein, W. & Presson, J. 2020. Air Rebusan Daun Sirih sebagai Antibakteri Alami untuk Mencegah Mastitis. Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis, 7(3): 252.

Putri Z. 2010. Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Sirih (Piper betle L.) Terhadap Propionibacterium acne dan Staphylococcus aureus Multiresisten. Surakarta: Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Pratiwi 2008. Aktivitas Antibakteri Tepung Daun Jarak (Jatropha curcas L.) Pada Berbagai Bakteri Saluran Pencernaan Ayam Broiler Secara in vitro. Bogor: Fakultas Peternakan, Institut Pertanian Bogor.

Quinn, P., Markey, B., Carter, M., Donnelly, W. & Leonard, F. 2002. Verenitary Microbiology and Microbial Desease. London: Blackwell Science.

Radji, M. 2011. Buku Ajar Mikrobiologi Panduan Mahasiswa Farmasi dan Kedokteran. Jakarta: Buku Kedokteran EGC.

Rijayanti, Rika P. 2014. Uji Aktivitas Antibkateri Ekstrak Etanol Daun Mangga Bacang (Mangifera foetida L.) Terhadap Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Pontianak: Universitas Tanjungpura.

Sani, R. N., Nisa, F. C., Andriani, R. D., dan Madigan,

J. M . 2013. Analisis reedmen dan skrining fitokimia ekstrak etanol mikroalga laut (Tetraselmis chui ). Jurnal Pangan dan

Agroindustri. 2 (2): 121-126

Sujono H, Rizal S, Purbaya S, Jasmansyah. 2019. Uji Aktivitas Antibakteri Minyak Atsiri Daun Sirih Hijau (Piper betle L.) Terhadap Bakteri Streptococcus pyogenes dan Staphylococcus aureus. Cimahi: Universitas Jenderal Achmad Yani.

Sunanti. 2007. Aktifitas Antibakteri Ekstrak Tunggal Bawang Putih (Allium Sativa) dan Rimpang Kunyit (Curcuma domestica) terhadap salmonella thypi. Bogor: Departemen Biologi FMIPA Insitut Pertanian Bogor.

Sulianti Sri, Chairul. 2002. Perbandingan Komponen Kimia Penyusun Minyak Atsiri Sirih Liar (Piper ornatum) yang Berasal dari Sulawesi Selatan dan Pulau Seram Dengan Sirih Bias A (Piper betle). Bogor: LIPI.

Syamsuhidayat dan Hutapea, J.. 1991. Inventaris tanaman obat indonesia. Jakarta: Departemen kesehatan Republik Indonesia, Badan penelitian dan pengembangan kesehatan.

Tjitrosoepomo, G. 1988. Taksonomi tumbuhan spermatophita. Yogyakarta: UGM Press.

Vincken,J.P.,L.Heng ,A. De Groot, &J. H.G. 2007. Saponins, classification and occurrence in the plant kingdom. Phytochem.

Waluyo, L. 2010. Teknik dan Metode Dasar dalam Mikrobiologi. Malang: UMM Press.

Waluyo, L. 2016. Mikrobiologi Umum. Malang: UMM Press.

Wijayanti, R. n.d. 2008. Golongan Polifenol dan Tanin. Fakultas Kedokteran Unissula.

Zahid, F dan Ismi, N. 2015. Rebusan Daun Sirih Dan Kunyit Terhadap Keputihan Patologis.

Downloads

Published

31-12-2021

Issue

Section

Articles