UJI FITOKIMIA DAN FORMULASI SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN MANGKOKAN (Nothoponax scutellarium Merr.)

Authors

  • Marisa Anggia Ibrahim Program Studi Farmasi, STIKES Maluku Husada, Kairatu, Indonesia
  • Djulfikri Mewar Program Studi Farmasi, STIKES Maluku Husada, Kairatu, Indonesia
  • Muhammad Azril H Mahulauw Program Studi Farmasi, STIKES Maluku Husada, Kairatu, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.51887/jpfi.v14i1.2016

Keywords:

Daun mangkokan, salep, uji kualitas

Abstract

Daun mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr.) merupakan tanaman obat potensial yang mengandung berbagai senyawa aktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang berkhasiat sebagai antibakteri, antiinflamasi, serta mempercepat penyembuhan luka. Penelitian ini bertujuan memformulasikan ekstrak daun mangkokan menjadi sediaan salep dengan tiga variasi konsentrasi (10%, 20%, dan 30%) dan mengevaluasi kualitas fisiknya. Metode penelitian menggunakan pendekatan eksperimental laboratorium dengan serangkaian uji kualitas meliputi organoleptik, homogenitas, pH, daya sebar, daya lekat, dan uji iritasi yang dilakukan secara repetitif selama periode pengamatan 2 minggu. Hasil penelitian menunjukkan ketiga formula salep memenuhi semua parameter uji: memiliki sifat organoleptik yang stabil, tekstur homogen, pH 4.5-7.0 yang sesuai untuk kulit, daya sebar optimal 5-7 cm, daya lekat lebih dari 4 detik, serta tidak menimbulkan efek iritasi. Temuan ini membuktikan bahwa ekstrak daun mangkokan dapat diformulasikan menjadi sediaan salep yang memenuhi standar kualitas sediaan topikal dengan performa terbaik pada konsentrasi 30%. Penelitian ini sekaligus mengkonfirmasi potensi daun mangkokan sebagai bahan baku obat tradisional yang efektif untuk perawatan luka dan masalah kulit lainnya, dengan keunggulan stabilitas formula yang baik selama periode pengamatan.

Mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr.) leaf is a potential medicinal plant that contains various active compounds such as alkaloids, flavonoids, saponins, and tannins that are efficacious as antibacterial, anti-inflammatory, and accelerate wound healing. This study aims to formulate mangkokan leaf extract into ointment preparations with three concentration variations (10%, 20%, and 30%) and evaluate its physical quality. The research method used a laboratory experimental approach with a series of quality tests including organoleptic, homogeneity, pH, spreadability, adhesion, and irritation tests conducted repetitively during a 2-week observation period. The results showed that the three ointment formulas met all test parameters: having stable organoleptic properties, homogeneous texture, pH 4.5-7.0 which is suitable for the skin, optimal spreadability of 5-7 cm, adhesion of more than 4 seconds, and no irritating effects. These findings prove that mangkokan leaf extract can be formulated into ointment preparations that meet the quality standards of topical preparations with the best performance at 30% concentration. This study also confirmed the potential of mangkokan leaves as an effective traditional medicine raw material for wound care and other skin problems, with the advantage of good formula stability during the observation period.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Atmaja, M. B., Andila, P. S., Oktavia, G. A. E., & Merriansyah, H. 2023. Indonesian Threatened Zingiberaceae: Exploring their Potential Traditional and Modern Uses. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1255(1): 012036.

Araujo, D. G. N. 2020. Uji Efektivitas Pertumbuhan Rambut Sediaan Emulsi Kombinasi Ekstrak Etanol Daun Mangkokan (Polyscia scutellaria) Dan Daun Pandan Wangi (Pandanus Amaryllifolius Roxb), Pada Kelinci Jantan (Oryctolagus Cuniculus). Doctoral Dissertation, Universitas Citra Bangsa.

Departemen Kesehatan RI. 2014. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 5. Jakarta: Depkes RI, 441-448.

Dzaroni, R. A. 2019. Induksi Kalus Daun Mangkokan Menggunakan Zat Pengatur Tumbuhan dan BAP Melalui Tehnik Invitro. Skripsi. UIN Malang.

Hakim, A. R., & Saputri, R. 2020. Narrative Review: Optimasi Etanol sebagai Pelarut Senyawa Flavonoid dan Fenolik. Jurnal Surya Medika (JSM), 6(1): 177-180.

Hariana, A. H. 2023. 262 Tumbuhan Obat dan Khasiatnya. Jakarta : Penerbit Swadaya.

Hitijahubessy, H., Hanoatubun, M. I. H., Fangohoi, S., Tumiwa, B. B., Metungun, J., & Madubun, U. 2024. Pengaruh Ekstrak Etanol Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium) yang Dimanfaatkan sebagai Antibakteri dari Bakteri Vibrio Sp. Biofaal Journal, 5(2), 091-099.

Iskandar, B., Santa Eni, B. R., & Leny, L. 2021. Formulasi dan Evaluasi Lotion Ekstrak Alpukat (Persea americana) sebagai Pelembab Kulit. Journal of Islamic Pharmacy, 6(1): 14-21.

Jin, X., Imran, M., & Mohammed, Y. 2022. Topical Semisolid Products—Understanding the Impact of Metamorphosis on Skin Penetration and Physicochemical Properties. Pharmaceutics, 14(11): 2487.

Kumoro. 2019. Teknologi Ekstraksi Senyawa Bahan Aktif Dari Tanaman Obat. Yogyakarta.

Listiana, L., Wahlanto, P., Ramadhani, S. S., & Ismail, R. 2022. Penetapan Kadar Tanin dalam Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium Merr) Perasan dan Rebusan dengan Spektrofotometer UV-Vis. Pharmacy Genius, 1(1): 62-73.

Lubis, E. 2021. Konsep Hukum Biodiversitas dalam Dunia Digital (Fondasi Teoritik Pengembangan Hukum Lingkungan Indonesia Berbasis Biodiversitas). Jurnal Hukum Jurisdictie, 3(2): 133-144.

Nurfitriani, R., Romansyah, R., & Yulisma, L. 2021. Pengaruh Ekstrak Daun Mangkokan (Notophanax scutellarium Merr.) terhadap Penyembuhan Luka Sayat pada Tikus Putih. Skripsi. Universitas Galuh.

Nurzaman, F., Djajadisastra, J., & Elya, B. 2018. Identifikasi Kandungan Saponin dalam Ekstrak Kamboja Merah (Plumeria rubra L.) dan Daya Surfaktan dalam Sediaan Kosmetik. Jurnal Kefarmasian Indonesia, 85-93.

Oktavia, F. D., & Sutoyo, S. 2021. Skrining Fitokimia, Kandungan Flavonoid Total dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Tumbuhan Selaginella doederleinii. Jurnal Kimia Riset, 6(2): 141-153.

Oktaviani, D. J., Widiyastuti, S., Maharani, D. A., Amalia, A. N., Ishak, A. M., & Zuhrotun, A. 2019. Bahan Alami Penyembuh Luka. Majalah Farmasetika, 4(3): 45-56.

Prasetyo, A. P., Cusa, M., Murray, J. M., Agung, F., Muttaqin, E., Mariani, S., & McDevitt, A. D. 2023. Universal Closed-tube Barcoding for Monitoring the Shark and Ray Trade in Megadiverse Conservation Hotspots. iScience, 26(7): 1-16.

Primadiamanti, A., Winahyu, D. A., & Ramadhana, Y. T. 2020. Antibacterial Activity Test of Mangkokan Leaf Extract (Nothopanax scutellarium) against Staphylococcus aureus and Pseudomonas aeruginosa. Journal of Pharmaceutical Analysts. 5(1): 1-9.

Putri, R., Hardiansah, R., & Supriyanta, J. 2020. Formulasi dan Evaluasi Fisik Salep Anti Jerawat Ekstrak Etanol 96% Daun Pepaya (Carica papaya L.) terhadap Bakteri Propionibacterium acnes. Jurnal Farmagazine, 7(2): 20-29.

Revina, M., Yuliani, R., Putri, M., Hulu, W., Sinaga, A., Budi, S., & Nasution, S. L. R. 2018. Efektivitas Ekstrak Daun Mangkokan terhadap Penyembuhan Luka Bakar pada Tikus. Scientia Journal, 7(2): 166-172.

Rowe, R.C., Sheskey, P.,Quinn, M.E. 2009. Handbook of pharmaceutical Exipients, 6th edition. London: Pharmaceutical Press, 697- 755.

Safrina, S., & Haliza, Y. 2024. Studi komparatif Kadar Total Flavonoid pada Ekstrak n-Heksana, Etil Asetat dan Etanol Daun Mangkokan (Polyscias scutellaria) Menggunakan Spektrofotometer UV-Vis. Jurnal SAGO Gizi dan Kesehatan, 5(3B): 874-880.

Sangkal, A., Ismail, R., & Marasabessy, N. S. 2020. Identifikasi Senyawa Metabolit Sekunder Ekstrak Daun Bintaro (Cerbera manghas L.) dengan Pelarut Etanol 70%, Aseton dan n-Hexan. Jurnal Sains Dan Kesehatan, 4(1): 71-81.

Susanti, A. P., Tania, E., Nurhalifah, N., Alvian, R., Veronita, S. C., Puji, S. I., & Nuryamah, S. 2019. Studi Fitokimia dan Farmakologi Daun Mangkokan (Nothopanax scutellarium). Jurnal Buana Farma, 2(2): 33-39.

Wahyuni, D., & Indriyani, I. 2019. Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kelelahan Kerja pada Pekerja Bagian Produksi di PT. Antam Tbk. UBPP Logam Mulia. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 11(1): 73-79.

Wicaksono, M. R. 2019. Formulasi dan Uji Stabilitas Fisik Sediaan Gel Semprot Kombinasi Ekstrak Daun Mangkokan (Polyscias Scutellaria) dan Daun Waru (Hibiscus Tiliaceus Linn.) dengan Karbopol dan Hidroksi Propil Metil Selulosa (HPMC) sebagai Gelling agent. Bachelor's Thesis. UIN Syarif Hidayatullah Jakarta-FIKES.

Yanhendri, S. W. Y. 2012. Berbagai Bentuk Sediaan Topikal dalam Dermatologi. Cermin Dunia Kedokteran, 194(39): 6.

Zuniarto, H. A. A., Farm, M., Pradiningsih, A., & Munawaroh, I. 2020. Uji Perbandingan Efektivitas Salep Ekstrak Daun Mangkokan (Notophanax scutettarius (Burm. F.) Merr.) terhadap Luka Bakar dan Luka Sayat Tikus Putih Betina. Praeparandi: Jurnal Farmasi dan Sains, 1(1): 39-48.

Published

07-11-2025

How to Cite

Ibrahim, M. A., Mewar, D., & Mahulauw, M. A. H. (2025). UJI FITOKIMIA DAN FORMULASI SEDIAAN SALEP EKSTRAK ETANOL DAUN MANGKOKAN (Nothoponax scutellarium Merr.). Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, 14(1), 29–35. https://doi.org/10.51887/jpfi.v14i1.2016

Issue

Section

Articles